Sunday, December 17th, 2017

Justice League

Published on November 18, 2017 by   ·   No Comments

Seperti yang sudah diketahui, Justice League mengumpulkan semua jagoan bintang dari semesta DC dalam satu film. Ceritanya simple dan durasinya lumayan singkat sehingga tak begitu melelahkan. Seperti semua film Zack Snyder, Justice League juga mengambil tema kiamat, film ini lebih ringan untuk dinikmati, tetapi ia juga sangat generic karena memakai template standar film superhero dan tak sekalipun keluar dari sana.

Proses produksi ini dikabarkan sempat bermasalah, Snyder mengundurkan diri dari proses produksi karena tragedi keluarga lalu posisinya diambil alih oleh Joss Whedon yang dulu menggarap The Avengers. Meski katanya hanya “memoles” tapi campur tangan Whedon pasti cukup substansial karena ia kemudian mendapat kredit sebagai penulis naskah bersama Chris Terrio. Meski begitu, Justice League tetap terasa seperti satu film penuh. Lumayan koheren. Anda penonton yang cermat, mungkin tahu bagian mana yang dipoles Whedon, namun secara keseluruhan film Justice League sukses dalam misinya mengumpulkan para jagoannya dan menyuguhkan dinamika tim.

Jagoan – jagoan yang berkumpul disini adalah Batman / Bruce Wayne (Ben Affleck) dan Wonder Woman / Diana Prince (Gal Gadot) sebagai inisiator dalam Justice League ini. Mereka memiliki target untuk merekrut Aquaman / Arthur Curry (Jason Momoa), The Flash / Barry Allen (Ezra Miller), Cyborg / Victor Stone (Ray Fisher). Penyebab para jagoan super ini berkumpul tidak lain adalah karena invasi dari alien raksasa bernama Steppenwolf (Ciara Hinds dalam balutan CGI) bersama gerombolan alien capungnya berjuluk Parademons, yang berencana mengumpulkan 3 kotak energi yang akan memberinya kekuatan besar. Kotak ini diberi nama Motherboxes yang tentu saja bisa memberikan kekuatan besar untuk menghancurkan dunia karena itulah yang selalu dilakukan penjahat.

Yang hilang dari film ini adalah gaya visual unik dari Snyder. Apapun kritik orang mengenai Snyder, ia adalah salah seorang visual stylist sinema kekinian. Dalam Justice League nyaris tak ada momen yang benar – benar berkesan. Setpieces-nya terkadang cukup menegangkan, tapi ini hanyalah parade efek spesial generik yang seperti diambil langsung dari video game. Penjahatnya terutama, merupakan kreasi CGI payah yang tak bisa memberikan kesan meyakinkan sebagai penjahat. Film ini menjadi sajian aksi blockbuster yang tumpul yang di banyak bagian terselamatkan oleh lelucon.

Tags: , , , , , ,

Readers Comments (0)




Please note: Comment moderation is enabled and may delay your comment. There is no need to resubmit your comment.

Video Cara Proteksi Flashdisk Tanpa Software

RSS Produk Terbaru Barang Unik Lucu

Ads

Berita Terbaru

eBook SEO Gratis

seo blogspot, tutorial seo

Join Facebook

RSS

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Tutorial

Cara Proteksi CD

Banyak yang bertanya kepada saya Bagaimana Cara Proteksi CD supaya tidak bisa dicopy, dibajak? hanya bisa dilihat, dijalankan dan dibaca. Pada postingan ... [+]
omzet penjualan

Cara Meningkatkan Omzet Penjualan Via Internet

Semakin hari orang bahkan perusahaan berbondong-bondong memboyong dagangan mereka ke internet. Ada yang lewat facebook, twitter, my space, multiplay bahkan situs ... [+]

Link Sponsored