Thursday, January 18th, 2018

Marrowbone

Published on December 9, 2017 by   ·   No Comments

Marrowbone, sungguh film tricky yang dibangun sebagai fantasi horor dengan ending yang tidak mudah ditebak khas film horror Spanyol

Sergio G. Sanchez kembali dengan film barunya yaitu Marrowbone. Setelah sukses dengan film The Orphanage (2007) dan The Impossible (2012) kali ini Sanchez kembali mengangkat film drama horror thriller berjudul Marrowbone. Film Sanchez kali ini didukung oleh rumah produksi Lions Gate International dengan dukungan cast yang sangat mumpuni.

Marrowbone bercerita tentang satu keluarga yang terdiri dari Ibu (Nicola Harrison) dan keempat anaknya Jack (George Mackay), Billy (Charlie Heaton), Jane (Mia Goth) dan si kecil Sam (Matthew Stagg). Mereka pindah kembali ke rumah tua, rumah masa kecil ibu mereka, yang terpencil dan jauh dari pemukiman. Sampai di rumah tersebut mereka telah bertekad bersama untuk melupakan masa lalu mereka selama di Inggris dan mengganti nama keluarga mereka menggunakan nama belakang ibu mereka, Marrowbone. Dari awal adegan saja, kita sudah dibuat bertanya – tanya akan masa lalu mereka. Awal film yang sangat menarik.

Keluarga Marrowbone berhasil membangun ulang hidup mereka dan merasakan kebahagiaan. Anak – anak Marrowbone mendapatkan teman baru dari bukit seberang yaitu Allie (Anna Taylor – Joy). Namun kebahagiaan mereka sirna saat ibu mereka meninggal. Ibunya berpesan untuk tetap ada dalam rumah tersebut sampai Jack berumur 21 tahun dan jangan sampai ada yang tahu tentang kematian ibunya.

Sebuah trauma dari masa lalu kembali datang dan mengusik mereka dan menghantui rumah tua yang mereka huni. Apakah mereka berhasil menghadapi hal tersebut ?

Sebagai debut layar lebar pertama Sanchez yang juga menulis sendiri skripnya, Marrowbone ini tidak bisa diremehkan. Masih tetap dalam inovasi khas Spanyol, kemasan horor dalam film ini memang dimanfaatkan dengan efektif diatas trauma, masa lalu, keluarga, rumah dan juga cinta. Nuansa horor dalam Marrowbone tampil secara atmosferik membawa semua aspek setting rumah tua yang bisa memberikan sensasi simbolik, juga kerap berupa eksplorasi psikologis dari tema mendasar itu. Hal tersebut membuat penonton benar – benar ketakutan sampai lelah dan merasa ingin segera terror horror di rumah Marrowbone berakhir.

Sayang pengungkapan twist yang dihadirkan sebagai ending mungkin tidak lagi baru. Walaupun begitu, kecermatan narasi dan unsure psikologinya tetap bisa memunculkan perasaan yang menyayat hati. Marrowbone tetap harus menjadi film yang wajib ditonton untuk kamu penyuka film bergenre horror dan thriller.

 

Tags: , , ,

Readers Comments (0)




Please note: Comment moderation is enabled and may delay your comment. There is no need to resubmit your comment.

Video Cara Proteksi Flashdisk Tanpa Software

RSS Produk Terbaru Barang Unik Lucu

Ads

Berita Terbaru

eBook SEO Gratis

seo blogspot, tutorial seo

Join Facebook

RSS

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Tutorial

Cara Proteksi CD

Banyak yang bertanya kepada saya Bagaimana Cara Proteksi CD supaya tidak bisa dicopy, dibajak? hanya bisa dilihat, dijalankan dan dibaca. Pada postingan ... [+]
omzet penjualan

Cara Meningkatkan Omzet Penjualan Via Internet

Semakin hari orang bahkan perusahaan berbondong-bondong memboyong dagangan mereka ke internet. Ada yang lewat facebook, twitter, my space, multiplay bahkan situs ... [+]

Link Sponsored