Wednesday, November 15th, 2017

Review Film “It” (2017)

Published on September 15, 2017 by   ·   No Comments

review film it 300x126 Review Film “It” (2017)

Badut identik sosok yang lucu dan disukai anak – anak namun dalam film ini badut berperan sebagai setan pemakan anak – anak. Terdengar menggelikan memang namun ini adalah film horror yang digarap baik sekali. Pembuat filmnya pasti menyasar kata pertama, tetapi saya mendapati bahwa ia sering tersasar di kata kedua. Beberapa teknik menakut – nakutinya menggunakan efek special yang kompeten, tapi terasa berlebihan di beberapa bagian. Mungkin ini karena materi sumbernya ? Saya tak bisa memastikannya, karena belum membaca novel tahun 1986 yang dikarang oleh penulis horor ternama, Stephen King. Namun saya sudah menonton adaptasi miniserinya yang dirilis di tahun 1990 dimana Tim Curry berperan sebagai Pennywise di Badut.

Untuk film ini, latar waktunya dirubah, dari yang aslinya di tahun 50-an diganti menjadi 80-an. Tak begitu berpengaruh sebenarnya, karena filmnya masih menangkap esensi dari materi aslinya. Rating “R/Dewasa” Mengijinkan filmnya untuk menampilkan beberapa bagian yang tak berani diangkat oleh miniserinya. Aka nada banyak adegan relatif brutal dimana anak – anak yang menjadi objek atau beberapa kata – kata jorok yang dilemparkan oleh anak – anak. Ia juga menyentuh hal – hal subversive semacam pelecehan seksual dan KDRT. Namun anda pasti tahu, anak – anak memang tak semanis kelihatannya dan orangtua tak semuanya selalu mengayomi.

Yang cukup menarik dalam film ini adalah bagaimana ia mengambil waktu yang cukup banyak bagi kita untuk mengenal para anak – anak ini. Kita benar – benar dibuat percaya dengan persahabatan mereka. Mereka nongkrong bareng, main sepeda bareng, dan saat dalam bahaya, mereka khawatir satu sama lain dan kita juga mengkhawatirkan keselamatan mereka.

It memang hanya diadaptasi separuh dari novelnya, namun filmnya sendiri sudah berisi materi dari dua film. Yang pertama adalah mengenai anak – anak yang harus menghadapi permasalahan mereka di dunia nyata yang begitu menarik sampai saya mau nongkrong lagi di musim panas berikutnya bersama mereka. Untuk yang kedua, karena melibatkan badut setan, indikasinya adalah saya tak ingin berlama – lama “nongkrong” dengan setannya saking takutnya.

Tags: , , , ,

Readers Comments (0)




Please note: Comment moderation is enabled and may delay your comment. There is no need to resubmit your comment.

Video Cara Proteksi Flashdisk Tanpa Software

RSS Produk Terbaru Barang Unik Lucu

Ads

Berita Terbaru

eBook SEO Gratis

seo blogspot, tutorial seo

Join Facebook

RSS

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Tutorial

Cara Proteksi CD

Banyak yang bertanya kepada saya Bagaimana Cara Proteksi CD supaya tidak bisa dicopy, dibajak? hanya bisa dilihat, dijalankan dan dibaca.Pada postingan ... [+]
omzet penjualan

Cara Meningkatkan Omzet Penjualan Via Internet

Semakin hari orang bahkan perusahaan berbondong-bondong memboyong dagangan mereka ke internet. Ada yang lewat facebook, twitter, my space, multiplay bahkan situs ... [+]

Link Sponsored